Conditional Sentence

  • Apa itu conditional sentence?
  • Apa kegunaan conditional sentence?
  • Bagaimana menggunakan conditional sentence?
  • Bagaimana contoh kalimat conditional sentence?
  • Apa saja tipe-tipe conditional sentence?

Conditional sentences (juga dikenal sebagai conditional clauses atau if clauses) pada umumnya terdiri dari dua kalimat yang saling berkaitan. Kalimat yang pertama menyatakan sebuah keadaan atau kondisi (kalimat yang menggunakan if), dan kalimat lainnya menyatakan sesuatu yang akan terjadi jika kondisi dikalimat sebelumnya terpenuhi. Sederhananya, dapat diartikan bahwa conditional sentence adalah kalimat pengandaian.

Kata if sendiri dapat kita artikan dalam bahasa Indonesia menjadi “jika, jikalau, kalau, bila, andai”. Jadi kalau dalam bahasa Indonesia, kira-kira kalimatnya akan seperti berikut ini:

  • Jika besok hujan, saya tidak akan bermain sepak bola
  • Jika saya lapar, saya akan makan
  • Saya akan pergi kesana kalau dia pergi juga

Dalam bahasa Inggris menjadi:

  • If it’s rain tomorrow, I will not play football
  • If i’m hungry, i’ll eat
  • I’ll go there if he go there too

Types of Conditional Sentence

Conditional sentences memiliki empat tipe yang berbeda-beda kegunaannya. Biasanya disebut dengan conditional type 0, conditional type 1, conditional type 2, dan conditional type 3. Perbedaan dari keempatnya adalah condition (syarat) yang mungkin atau tidak mungkin terpenuhi.

  • tipe 0 selalu terpenuhi
  • tipe 1 mungkin dapat dipenuhi,
  • tipe 2 tidak atau hampir tidak mungkin dipenuhi,
  • tipe 3 tidak mungkin dipenuhi, sedangkan

Conditional Sentence Type 0

Ketika suatu hal selalu terjadi dari condition (syarat) yang ada, maka kita kita akan menggunakan Conditional sentence type 0 atau zero conditional. Conditional tipe 0 biasanya digunakan untuk menyatakan fakta ilmiah atau kebenaran umum yang diakui bersama.

Contoh kalimatnya:

  • If the sun sets, it becomes dark
    • (Jika matahari terbenam, hari menjadi gelap)
  • The car can’t move if it doesn’t have tire
    • (Mobil tidak akan bergerak kalau tidak punya ban)
  • People stops working if they are not paid well
    • (Orang-orang akan berhenti bekerja jika mereka tidak dibayar dengan sesuai)

Jika dirumuskan, maka bentuk dari conditional type 0 adalah:

  • If + Simple present, simple present
  • Simple present + if + simple present

Conditional Sentence Type 1

Conditional sentence type 1 atau dikenal juga dengan first conditional digunakan ketika sesuatu hal memiliki kemungkinan untuk terjadi dimasa depan setelah condition (syarat) terpenuhi.

Contoh kalimatnya:

  • If the professor comes, we will learn many things
    • (Jika professor datang, kita akan belajar banyak hal)
  • The car will move if it we fix it
    • (Mobil itu akan bergerak kalau kita memperbaikinya)
  • The rose will grow well if you water it everyday
    • (mawar itu akan tumbuh bagus jika kamu menyiraminya setiap hari)

Jika dirumuskan, maka bentuk dari conditional type 1 adalah:

  • If + Simple present, simple future (will/shall)
  • Simple future (will/shall) + if + simple present

Conditional Sentence Type 2

Conditional sentence type 2 atau second conditional akan digunakan pada saat sesuatu hal tidak mungkin atau hampir tidak mungkin terjadi. Tipe 2 ini biasanya digunakan untuk menyatakan sesuatu yang sudah terjadi dimasa lalu.

Contoh kalimatnya:

  • If the professor came, we would learn many things
    • (Jika professor datang, kita akan belajar banyak hal)
    • profesor tidak datang, dan kita tidak belajar banyak hal
  • The car would move if it we fixed it
    • (Mobil itu akan bergerak kalau kita memperbaikinya)
    • mobil itu tidak bergerak karena kita tidak memperbaikinya
  • The rose would grow well if you watered it everyday
    • (mawar itu akan tumbuh bagus jika kamu menyiraminya setiap hari)
    • mawar itu tidak tumbuh bagus karena kamu tidak menyiraminya setiap hari

Jika dirumuskan, maka bentuk dari conditional type 2 adalah:

  • If + Simple past, would + infinitive
  • would + infinitive + if + simple past

Conditional Sentence Type 3

Conditional sentence type 3 atau third conditional akan digunakan ketika  tidak ada  lagi kemungkinan untuk terjadi. Tipe 3 ini biasanya digunakan untuk menyatakan suatu penyesalan dan kekecewaan.

Contoh kalimatnya:

  • If the professor had come, we would have learned many things
    • (Jika professor datang, kita akan belajar banyak hal)
    • profesor tidak datang, dan kita tidak belajar banyak hal
  • The car would have moved if it we had fixed it
    • (Mobil itu akan bergerak kalau kita memperbaikinya)
    • mobil itu tidak bergerak karena kita tidak memperbaikinya
  • The rose would have grown well if you had watered it everyday
    • (mawar itu akan tumbuh bagus jika kamu menyiraminya setiap hari)
    • mawar itu tidak tumbuh bagus karena kamu tidak menyiraminya setiap hari

Jika dirumuskan, maka bentuk dari conditional type 2 adalah:

  • If + past perfect, would + have + participle (verb3)
  • would + have + participle (verb 3) + if + past perfect

Negative Conditional (if . . . not . . . )

Apabila kalimat conditional menggunakan kalimat negatif maka, If … not bisa diganti dengan kata unless.

Contoh Kalimat  “ifnot” dan “unless”:

if . . . . not . . . 

  • If you do not come to the opening ceremony, they will ban you from joining the team
    • (Jika kamu tidak datang di upacara pembukaan itu, mereka akan melarangmu untuk bergabung dengan tim)

unless

  • Unless you come to the opening ceremony, they will ban you from joining the team

Baca juga:
Regular vs irregular verb
Apa itu Participles
Noun, verb, adjective, adverb