Stative verb: Pengertian dan contoh penggunaannya

Apa itu stative verb?Stative verb adalah kata kerja (verb) yang merupakan suatu kondisi, emosi, perasaan, mental, wujud, ukuran dan kepemilikan. Kata kerja ini bisa juga disebut kata kerja abstrak karena tidak ada kegiatan yang terjadi. Action verb merupakan kebalikan dari stative verb karena benar-benar terjadi suatu kegiatan,

Baca juga:
linking verb
action verb
helping verb

Stative verb dapat dibagi menjadi beberapa tipe yaitu:

1. Emotions

Stative verbs bisa berupa emosi yang berupa perasaan-perasaan. Contoh verb nya seperti:

  • like – menyukai
  • dislike – tidak menyukai
  • love – mencintai
  • doubt – meragukan
  • forgive – memaafkan

Contoh kalimatnya:
1) I like this flower
2) We really doubt whether you can do it or not
3) I’ve forgive you. Please don’t do it again

2. Sense or Appearance

Yaitu kata kerja yang mengandalkan panca Indera atau penampilan. Contoh verb nya seperti:

  • see – melihat
  • smell – mencium
  • sound – terdengar
  • seem – terlihat

Contoh kalimatnya:
1) It smells so good
2) It’s not that hard. I see how to do it now

3. Measurement

Stative verb juga bisa menunjukkan ukuran dari sesuatu. Contoh verbnya seperti:

  • cost – berharga
  • weigh – seberat
  • owe – berhutang

Contoh kalimatnya seperti:
1) You owe me a cup of coffee
2) This novel costs $49

4. Mental States

Keadaan pikiran atau mental juga merupakan stative verb. Adapun mental states yang merupakan stative verbs seperti:

  • think – berpikir
  • remember – mengingat
  • adore – mengagumi
  • know – mengetahui
  • believe – mempercayai

Contoh kalimatnya seperti:
1) I think we should go now
2) I don’t remember who you are, Sorry!
3) They will never understand if you teach them that way!

5. Possession

Stative verb bisa juga menunjukkan kepemilikan dari sesuatu. Contohnya seperti:

  • own – memiliki
  • possess – menguasai
  • belong – milik
  • have / has – memiliki

Contoh penggunaannya seperti:
1) Jody has a really great house
2) Do you own all these cars?

6. Need

Stative verb bisa berupa kata kerja (verb) yang menjelaskan kebutuhan atau keinginan. Contohnya seperti:

  • wish – berharap
  • want – menginginkan
  • need – membutuhkan
  • intend – merencanakan

Contoh kalimat penggunaannya seperti:
1) She prefer apple to grape
2) We want to be the best
3) I really need this certificate


Baca juga:
simple present tense
noun, adjective, verb, adverb
regular verb and irregular verb