Modal Auxiliary Verb dan Contoh Penggunaannya

Modal Auxiliary Verbs merupakan sekelompok kata bantu yang digunakan untuk memodifikasi atau mempertegas makna dari kata kerja utama (main verb). Modal merupakan bagian dari auxiliary verb namun tidak dapat berdiri sendiri sebagai main verb seperti primary auxiliary verb.

Adapun kata-kata yang merupakan modal auxiliary verb yaitu:

  • can dan could
  • may dan might
  • will dan would
  • shall dan should
  • must dan ought to

Selain modal auxiliary verbs diatas, ada juga kata-kata yang dikenal sebagai semi-modal yaitu:

  • need
  • dare

Dalam penggunaannya, modal auxiliary verb mempunyai aturan-aturan seperti berikut:

  • Kata kerja (verb) tidak boleh ditambahkan dengan –s/es ketika sebelumnya ada modal auxiliary verb. Begitupun dengan bentuk participle yang tidak bisa digunakan setelah adanya modal. Bentuk kata kerja yang digunakan adalah bare infinitive atau kata kerja dasar/asli atau verb 1.
    • (salah) He will cleaning the room
    • (benar) He will clean the room
    • (salah) She may brushed her teeth
    • (benar) She might brush her teeth
    • (salah) Adi must goes to school
    • (benar) Adi must go to school

  • Diantara modal auxiliary verb dengan kata kerja (verb) tidak bisa di letakkan “to” sebagai penghubung
    • (salah) I will to go to the room
    • (benar) Iwill go to the room
    • (salah) She Can to play football
    • (benar) She can play football
    • (salah) We must to take a break
    • (benar) We must take a break

  • Jika kalimat berbentuk lampau (past) maka yang akan berubah bentuk adalah modal auxiliary verb bukan main verb. Modal yang berbentuk lampau yaitu: could, should, would, might
    • (salah) He will cleaned the room
    • (benar) He would clean the room
    • (salah) She may brushed her teeth
    • (benar) She might brush her teeth
    • (salah) Adi can went to the school
    • (benar) Adi could go to the school

  • Kalimat tanya (interrogative) dapat dibuat dengan cara menempatkan modal auxiliriary verb didepan kalimat. 
    • May I speak to you? (bolehkah saya bicara denganmu?)
    • Can you bring the bag for me? (bisakah kamu membawakan tas itu untukku?)
    • Will you come tomorrow? (akankah kamu datang besok?)
    • Shall we go? (akankah kita pergi?)

  • Kalimat negatif atau kalimat penyangkal (negative sentences) dapat dibuat dengan menambahkan kata “not” setelah modal auxiliary verb. Bentuk negatif dapat juga digunakan pada question tags
      • can > cannot / can’t
      • could > could not / couldn’t
      • shall > shall not / shan’t
      • will > will not / won’t
      • would > would not / wouldn’t
      • may > may not
      • might > might not
      • must > must not / mustn’t

Contoh negative modal auxiliary verbs:

    • I can’t go with you (saya tidak bisa pergi denganmu)
    • We mustn’t go before the bell rings (kita tidak boleh pergi sebelum bellnya berbunyi)
    • You will come, won’t you? (kamu akan datang, bukan?)
    • Shandy couldn’t come, could she? (Shandy tidak bisa datang, kan?)

Baca Juga:
Apa itu Verb “to be”
Penjelasan Auxiliary verb
Gerund dan Participle

Leave a Comment