Pengertian Auxiliary Verb dan Contoh Penggunaannya

Auxiliary verb merupakan kata kerja (verb) yang berada didepan  kata kerja utama (main verb). Fungsi dari auxiliary verb adalah untuk memodifikasi atau mempertegas makna dari kata kerja utama (main verb) dalam suatu kalimat. Karena fungsinya tersebut, auxiliary verb juga dikenal sebagai kata kerja pembantu. Selain itu, auxiliary verb juga dapat berfungsi sebagai kata kerja penghubung (linking verb) yang menghubungkan subject kalimat dengan kata-kata penjelasnya (subject complement)

Auxiliary verb dapat dibagi menjadi dua macam yaitu primary auxiliary verb (be, do, have ) dan modal auxiliary verb (can, could, may, might, shall, should,will, would, must, ought to). 

Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai auxiliary verb.


1. Primary Auxiliary Verb

Primary auxiliary verb terdiri dari be, do, dan have. Namun, selain menjadi auxiliary verb, ketiga kata tersebut dapat pula digunakan sebagai main verb atau kata kerja utama dalam suatu kalimat. Be, do, dan have juga memiliki perubahan bentuk mengikuti kalimat dan tenses yang digunakan dalam kalimat tersebut.

“Be” atau “to be” sebagai auxiliary verb

Auxiliary verb “be” biasanya digunakan pada kalimat nominal atau kalimat yang tidak memiliki main verb. Oleh karena itu, be (is, am, are, was, be, being, been) kemudian dapat menjadi main verb atau juga linking verb pada suatu kalimat.

Auxiliary verb “be” dapat digunakan pada semua tenses, karena bentuknya yang dapat berubah-ubah  seperti verb pada umumnya.

Berikut ini beberapa contoh penggunaan auxiliary verb “be”:

  • We are the champion (kita adalah juaranya)
  • She is really famous in Indonesia (dia sangat terkenal di Indonesia)
  • was very slim in senior high school (saya dulu sangat langsing di SMA)
  • She has been living there for a month (dia telah tinggal disana selama sebulan)

Pada kalimat negatif, cukup ditambahkan “not” setelah auxiliary verb “be”. Contohnya seberti berikut:

  • We are not the champion (kita bukan juaranya)
  • She is not famous in Indonesia (dia tidak terkenal di Indonesia)
  • We were not able to make it, but now we can (kita dulu tidak bisa melakukannya, tapi sekarang kita bisa)

“Do” sebagai auxiliary verb

Kata do dan did merupakan verb yang memiliki arti mengerjakan atau melakukan. Selain itu, do dapat juga menjadi auxiliary verb yang digunakan untuk mempertegas suatu verb. Contoh penggunaannya seperti berikut ini:

  • do want the red car (saya benar-benar menginginkan mobil merah itu)
  • She did do the cleaning (dia benar-benar mengerjakan pembersihan itu)

Fungsi selanjutnya dari auxiliary verb “do” yaitu ketika menyatakan sebuah kalimat negatif. Berbeda dengan verb “to be, verb selain “to be” tidak bisa ditambahkan kata “not” setelahnya. Oleh karena itu, diperlukan kata pembantu untuk membuat suatu verb menjadi negatif yaitu kata “do / did”

  • Want : ingin >< don’t want : tidak ingin
  • Play : bermain >< don’t play : tidak bermain
  • don’t want to play badminton (saya tidak suka bermain bulutangkis)
  • She didn’t like cake (dia dulu tidak suka kue)
  • You like pizza, don’t you? (kau suka pizza, kan?)

Auxiliary verb “do” juga sering dipadukan dengan conjunction so”, “either”, dan “neither” yang biasanya digunakan untuk menyatakan perbedaan (differences) ataupun persamaan (similarity).

  • Thara really likes Sate Padang and so do I (Thara sangat suka Sate Padang, dan saya juga)
  • I didn’t eat any mango, neither did my friends (saya tidak makan sedikitpun mangga, begitupun teman-teman saya)

Have” sebagai auxiliary verb

Ketika menjadi verbkata have, has, dan had dapat diartikan “memiliki / mempunyai“. Namun, ketika menjadi auxiliary verb, kata have, has, dan had biasanya diartikan menjadi “telah / sudah“. Auxiliary verb “have” biasanya digunakan pada kalimat berbentuk perfect tense.

Berikut contoh kalimat penggunaan auxiliary verb “have” :

  • Evalia has studied English for years (Evalia telah belajar bahasa Inggris bertahun-tahun)
  • Budi and Joni have finished the job (Budi dan Joni sudah menyelesaikan pekerjaan itu)
  • have been living here since last year (saya sudah tinggal disini sejak tahun lalu)

Auxiliary verb “have” sering juga dikombinasikan dengan modal auxiliary (should, would, might, may, must, can’t) yang sering juga disebut dengan perfect modal. Contoh kalimatnya seperti:

  • He should have finished the work by now (Dia seharusnya telah menyelesaikan pekerjaannya sekarang)
  • might have read it before (saya mungkin sudah membacanya sebelumnya)

2. Modal Auxiliary Verb

Modal Auxiliary verb adalah kata kerja yang tidak dapat berdiri sediri sebagai kata kerja utama (main verb). Berbeda dengan primary auxiliary verb, Modal auxiliary verb benar-benar berfungsi untuk memodifikasi, memperjelas, atau mempertegas suatu verb.

Untuk lebih jelasnya, fungsi dari modal auxiliary verb adalah untuk mengekspresikan:

  • Willingness : Kemauan
  • Ability : Kemampuan
  • Necessity : Kebutuhan
  • Possibility : Kemungkinan

Kata-kata yang merupakan Modal Auxiliary Verb yaitu:

  • will and would
  • shall and should
  • may and might
  • can and could
  • must and ought to

Berikut ini adalah beberapa contoh penggunaan modal auxiliary verb dalam kalimat:

  • I will help your work if you come tomorrow (saya akan membantumu jika kamu datang besok)
  • You should work faster yesterday (kamu seharusnya bekerja lebih cepat kemarin)
  • She may go to the market (dia boleh pergi ke pasar)
  • We must win this competition (kita harus memenangkan kompetisi ini)

Selain itu, modal auxiliary verb dapat pula digunakan untuk meminta izin (asking permission) atau juga meminta bantuan (asking for help). Contohnya seperti pada kalimat berikut ini:

  • May i borrow your pencil? (bolehkah saya meminjam pensilmu?)
  • Can you close the door? (bisakah kamu menutup pintunya?)
  • Would you mind opening the door, please? (maukah kamu membukakan pintunya?)

Untuk lebih jelas mengenai modal auxiliary verb, silahkan baca selengkapnya pada artikel Apa itu Modal Auxiliary verb?


Baca juga:
Penggunaan verb “to be”
Noun, Verb, Adverb, Adjective
Apa itu Linking Verb

Visited 1 times, 1 visit(s) today

Leave a Comment